Aturan pertama untuk menjadi kaya adalah tahu perbedaan antara asset dan kewajiban.
Keterangan:
Defenisi asset dan kewajiban menurut orang kaya versi Robert T.Kiyosaki berbeda dengan definisi menurut akuntan pada umumnya. Asset menurut Robert T.Kiyosaki adalah semua hal yang menghasilkan pemasukan, sedangkan kewajiban menurut Robert T.Kiyosaki adalah semua hal yang menyebabkan pengeluaran. Rumah menurut akuntansi biasa adalah termasuk asset, menurut Robert T.Kiyosaki belum tentu. Banyak orang kelas menengah yang merasa ketika mereka mencicil rumahnya menganggap rumah mereka adalah asset padahal bukan, karena setiap bulan mengakibatkan pengeluaran dari kantong kita.
Tampilkan postingan dengan label keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keuangan. Tampilkan semua postingan
Senin, 20 Januari 2014
Minggu, 08 Desember 2013
Mulailah Evaluasi Keuangan Anda
“Until you can show that you can handle what you’ve got, you won’t get any more. The habit of managing your money is more important than the amount.”
Salam readers,
Saya sangat menyukai quote yang saya peroleh ketika belajar mengenai “money personality” beberapa tahun silam. Saya percaya, yang kita dapatkan di dunia ini akan disesuaikan dengan kapasitas diri kita. Saat ingin dapat lebih besar, sudahkah menjadi wadah yang juga lebih besar dibandingkan sebelumnya?
Sebagai ilustrasi, anak kita yang berusia lima tahun merengek minta es krim cone (bukan gelas) yang terdiri atas tiga scoops dengan rasa berbeda. Karena sayang, kita mengabulkan. Belum tuntas disantap, es krim terjatuh. Anak menangis minta gantinya.
Sadar akan kurangnya kemampuan dan kapasitas anak dalam memegang dan memakan es krim cone 3 tumpuk, apakah Anda akan membelikan yang sama atau menggantinya dengan ukuran lebih kecil sesuai kapasitasnya?
Sama halnya dengan uang. Saya percaya Tuhan mencukupkan atau melebihkan rezeki seseorang berdasarkan kapasitas yang dimilikinya. Sang Pemberi rezeki tidak akan menambah rezeki hingga yakin kita mampu menangani, mengelola, dan bertanggung jawab terhadap yang sudah ada.
Karena itulah, saat ingin mengubah kondisi finansial, Anda harus bisa mengevaluasi perilaku terhadap uang. Ingat, dalam mengelola uang, 80 persennya terkait dengan tingkah laku kita terhadap uang selama ini. Coba tengok, apa yang mesti diperbaiki dari kebiasaan terhadap uang.
Untuk mengevaluasi kondisi keuangan, mulailah dengan arus kas. Cek, pengeluaran selama ini, lebih banyak untuk kebutuhan atau keinginan. Kondisi rasio pengeluaran bulanan terhadap pendapatan juga perlu dievaluasi. Jika di bawah 70 persen, itu pertanda kondisi keuangan yang sehat.
Kemudian, perlu juga mengecek porsi tabungan dan investasi serta kondisi harta dibandingkan utang yang Anda miliki. Rasio berinvestasi terhadap total pendapatan sebaiknya di atas 15 persen. Di saat bersamaan, Anda pun harus bisa menjaga rasio utang terhadap total pendapatan yang harus di bawah 35 persen setiap bulan.
Pemeriksaan aset. Perlu diperiksa, apakah jumlah tabungan dana cadangan sudah mencapai 3-6 bulan pengeluaran?
Anda juga perlu mengevaluasi kinerja portofolio investasi guna mengetahui nilai aset bersih (real asset) saat ini dibanding awal tahun. Sebaiknya konsisten dengan jangka waktu tujuan finansial Anda. Simpan baik-baik hasrat ingin mencairkan.
Tak kalah pentingnya, periksa ulang tujuan finansial Anda. Dalam berbagai aspek, tujuan dalam kehidupan mengalami perubahan seiring perjalanan waktu.
Miliki jejak buku pencapaian tujuan Anda, seberapa banyak waktu tersisa. Hal ini terkait dengan perlu atau tidak melakukan penyesuaian porsi instrumen investasi berdasarkan risikonya.
Evaluasi merupakan langkah awal saat kita hendak membuat resolusi baru. Apakah kebiasaan terhadap sekarang patut dipertahankan atau perlu kebiasaan baru guna memperbaiki kondisi Anda.
Ingat, melakukan hal yang sama secara berulang-ulang dan mengharapkan hasil yang berbeda hanya ilusi! Lakukan hal yang sama terus-menerus maka hasil yang Anda dapatkan akan selalu sama.
Have fun(d)!
To serenity
Dwita Ariani, MM, RFA, RIFA
Twitter: @BundaWita
Financial educator dari Zelts Consulting
Selasa, 14 Mei 2013
Biarkanlah Uang Anda Bekerja Untuk Anda
Kisah tadi menunjukkan pentingnya kita membuat keputusan-keputusan yang bijaksana dan produktif, baik itu merupakan keputusan yang menyangkut keuangan, maupun keputusan yang berhubungan dengan spiritual. Percuma saja kita diberkahi oleh Tuhan berbagai kesempatan, uang, bakat, kemampuan, dan bahkan jiwa kalau tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Apakah kita hanya akan menanam saja berkah-berkah itu di dalam tanah, sehingga tidak berkembang? Ataukah sebaliknya kita menginvestasikan berkah yang kita terima secara bijaksana sehingga tumbuh dan berkembang! Kekuatan dan daya pertumbuhan secara eksponensial ini sudah tak perlu diragukan lagi.
Anda bisa membuat uang Anda bekerja untuk Anda, sehingga jumlahnya menjadi dua kali lipat, lalu meningkat dan meningkat lagi terus-menerus. Dengan kumulasi, uang Anda bekerja untuk Anda, sekalipun Anda sedang tidur! Tentunya bukan tanpa alasan kalau Einstein mengatakan bahwa kumulasi merupaka “kejaiban dunia yang ke-8”!
Selanjutnya: Masalahnya Ada Pada Waktu
Jumat, 03 Mei 2013
Robert Kiyosaki: Mengagumi MLM
Robert Kiyosaki, penulis buku bestseller The Cashflow Quadrant dan Bussines School, pernah ditanya mengapa dia merekomendasikan orang lain masuk ke bisnis network marketing padahal dia belum pernah sukses di bisnis ini. Jawabannya? Robert menceritakan pengalamannya di awal 1990-an saat di bertemu dengan temannya, seorang pengusaha real estate yang sukses. Pengusaha yang sangat dihormati oleh
Robert ini di luar dugaan masuk ke bisnis network marketing. Ketika Robert bertanya mengapa Bill, temannya ini, masuk ke bisnis ini. Apa jawaban Bill? Bill menjawab: "Kamu tahu aku suka cari uang, tetapi aku tidak masuk ke bisnis ini karena aku butuh uang. Keuanganku sangat bagus."
Robert tahu Bill baru saja menyelesaikan proyek real estate bernilai lebih dari satu miliar dolar dalam dua tahun terakhir, jadi pasti keadaan keuangannya sangat baik. Tapi hal ini justru membuat Robert makin penasaran, "Jadi kenapa kamu masuk ke bisnis jaringan?" tanya Robert.
Bill menjawab: "Selama bertahun-tahun, orang meminta saran investasi real estate kepadaku. Banyak orang yang ingin tahu apakah mereka boleh berinvestasi bersamaku. Masalahnya, sebagian besar dari mereka tidak bisa berinvestasi bersamakau karena mereka tidak cukup uang yang memenuhi syarat investasiku."
Salah satu hal positip dari industri network marketing adalah bisnis ini memberikan kesuksesan dalam berbagai aspek. Bukan hanya dalam segi keuangan, menurut Robert Kiyosaki, salah satu nilai terpenting yang ditemukan dalam bisnis ini adalah pendidikan bisnis yang mengubah hidup.
Beberapa di antaranya adalah program pengembangan kepemimpinan terbaik di dunia yang tak ternilai harganya. Selain itu, jenis penghasilan yang diberikan oleh bisnis network marketing adalah penghasilan pasif, sehingga mereka yang sukses akan memiliki kebebasan dari segi waktu.
Robert ini di luar dugaan masuk ke bisnis network marketing. Ketika Robert bertanya mengapa Bill, temannya ini, masuk ke bisnis ini. Apa jawaban Bill? Bill menjawab: "Kamu tahu aku suka cari uang, tetapi aku tidak masuk ke bisnis ini karena aku butuh uang. Keuanganku sangat bagus."
Robert tahu Bill baru saja menyelesaikan proyek real estate bernilai lebih dari satu miliar dolar dalam dua tahun terakhir, jadi pasti keadaan keuangannya sangat baik. Tapi hal ini justru membuat Robert makin penasaran, "Jadi kenapa kamu masuk ke bisnis jaringan?" tanya Robert.
Bill menjawab: "Selama bertahun-tahun, orang meminta saran investasi real estate kepadaku. Banyak orang yang ingin tahu apakah mereka boleh berinvestasi bersamaku. Masalahnya, sebagian besar dari mereka tidak bisa berinvestasi bersamakau karena mereka tidak cukup uang yang memenuhi syarat investasiku."
Salah satu hal positip dari industri network marketing adalah bisnis ini memberikan kesuksesan dalam berbagai aspek. Bukan hanya dalam segi keuangan, menurut Robert Kiyosaki, salah satu nilai terpenting yang ditemukan dalam bisnis ini adalah pendidikan bisnis yang mengubah hidup.
Beberapa di antaranya adalah program pengembangan kepemimpinan terbaik di dunia yang tak ternilai harganya. Selain itu, jenis penghasilan yang diberikan oleh bisnis network marketing adalah penghasilan pasif, sehingga mereka yang sukses akan memiliki kebebasan dari segi waktu.
Label:
Bussines School,
investasi,
kesuksesan,
keuangan,
merekomendasikan,
MLM,
network marketing,
penasaran,
pendidikan,
penghasilan pasif,
pengusaha,
positip,
real estate,
Robert Kiyosaki,
The Cashflow Quadrant
Langganan:
Postingan (Atom)