Tampilkan postingan dengan label menguntungkan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menguntungkan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 April 2014

Put Your Mindset at Work, James Reed dan Paul G. Stoltz (3)

Pentingnya mindset digambarkan oleh James Reed dan Paul G. Stoltz seperti ini: “Pola pikir itu bukan sekedar mengalahkan keahlian, tapi mengalahkan dengan kekuatan bak tanah longsor.” Maksud mereka, mindset jauh lebih penting dan mendasar dibanding keahlian—begitu mindset berubah, banyak hal akan berubah. Dua psikolog tersebut menyusun 20 kualitas pola pikir terpenting yang menjadi pilihan para manajer. Enam kualitas teratas ialah bersikap jujur dan dapat dipercaya (masing-masing 100%), berkomitmen dan mampu beradaptasi (99,77%), serta bertanggung jawab dan fleksibel (98,60%).

Reed dan Stoltz menyebutkan, pola pikir Global, Good, Grit (3G) merupakan saripati seluruh kualitas mindset yang dikehendaki oleh pemberi kerja. Global terkait keterbukaan dalam menerima pengalaman dan ide baru, serta kemampuan membuat koneksi dan menciptakan kombinasi baru dari hal-hal yang sudah ada. Good berkenaan dengan bagaimana kita melihat dan memperlakukan dunia dengan cara yang menguntungkan orang-orang di sekeliling kita. Grit berarti keteguhan dalam mengupayakan sesuatu.

Karya Reed dan Stoltz ini relatif lebih praktis dan bermanfaat untuk diterapkan di dunia kerja.

Put Your Mindset at Work, James Reed dan Paul G. Stoltz (4)

Senin, 13 Mei 2013

USAHA WARALABA: Bagaimana Cara Kerjanya?

Sistem Waralaba telah terbukti mampu membuat orang meniru cara menciptakan kekayaan melalui penggandaan (duplikasi) yang berhasil. Selain itu, sistem ini juga merupakan contoh kerja sama yang berhasil. Pemilik utama Usaha Waralaba meluaskan pasarnya dengan menjual sistem yang sudah jelas berhasil dan menguntungkan kepada para Investor baru. Pihak Investor - orang yang diberi lisensi membuka usaha waralaba - membeli lisensi suatu usaha yang sudah jelas menguntungkan. Karenanya, mereka sudah yakin tidak akan rugi, dibandingkan kalau menjalankan usaha-usaha lainnya. Inilah rupanya yang dinamakan Win-win Situation, di mana kedua belah pihak sama-sama diuntungkan.

Usaha Waralaba ini boleh dikatakan merupakan kisah keberhasilan bisnis yang paling spetakuler di abad ke-20 ini. Pada waktu McDonald's membuka usaha waralabanya yang pertama di pertengahan tahun 1950, sistem ini banyak disalahartikan. Bahkan, banyak investor menganggapnya negatif. Kini, 50 tahun kemudian, jenis ini merupakan fenomena dunia!

Luar biasa memang!

Selanjutnya: NETWORK MARKETING, Sinergisme Yang Paling Hebat!

Sumber

WARALABA, Peniru Yang Mewujudkan Impiannya

Kita realistis saja, bahwa hanya sedikit orang yang mempunyai uang atau otak yang cemerlang untuk merancang dan membuat sebuah komputer baru atau juga memiliki dan mengoperasikan dealer-dealer mobil atau mempunyai toko eceran yang menjual mesin-mesin faksimili. Sulit bagi kita untuk meniru perusahaan-perusahaan seperti ini. Kita tak menyangkal bahwa untuk bisa seperti itu diperlukan kemampuan khusus atau punya banyak uang, atau bahkan keduanya!

Oleh sebab itu, Usaha Waralaba yang lebih mungkin dijalani! Dari pengertiannya pun, usaha model ini merupakan usaha yang bisa diduplikasikan (ditiru). Jika sebuah barang atau jasa tidak bisa ditiru, berarti barang dan jasa tersebut tidak bisa diwaralabakan.

Usaha Waralaba juga sangat menguntungkan bagi konsumen, karena dengan sistem ini barang dan jasa yang sukses bisa diduplikasikan dalam jumlah ratusan atau bahkan sampai ribuan di berbagai belahan dunia. Sekali lagi, dalam hal ini McDonald's adalah contoh yang paling tepat,. Padahal, dulunya restoran McDonald's cuma ada satu. Letaknya di San Bernadino, Kalifornia. Kebanyakan orang yang makan di sana menyukai McDonald's karena harga burger dan French fires-nya cukup murah. Tetapi, sebelum diperkenalkan usaha waralaba ini, cuma masyarakat setempat saja yang bisa menikmati makanan McDonald's ini. Karena memang baru hanya ada di satu tempat.

Selanjutnya: McDonald's

Sumber

Jumat, 03 Mei 2013

MLM Legal: Adil, Mengharamkan Skema Piramid (Money Games)

Yang dimaksud dengan "bisnis piramid" adalah bisnis dengan skema yang hanya menguntungkan orang di posisi atas. Coba periksa marketing plan bisnis network marketing yang Anda jalankan. Apakah orang yang bergabung belakangan bisa mendapatkan peringkat dan penghasilan lebih tinggi dari upline (orang yang di atasnya)? Bisnis network marketing yang legal memiliki marketing plan yang sangat adil dan memungkinkan orang yang bergabung belakangan mendapatkan peringkat dan penghasilan yang lebih tinggi daripada upline.
Jadi, bisnis network marketing bukan bisnis piramid. Jika Anda bekerja lebih keras daripada upline Anda, peringkat dan penghasilan Anda bisa lebih tinggi.

Bandingkan dengan struktur manajemen di perusahaan konvensional. Sekeras apapun Anda bekerja, penghasilan Anda tidak mungkin lebih tinggi daripada gaji atasan Anda.
Justru bisnis network marketing memberikan kesempatan yang adil bagi siapa pun untuk mendapatkan penghasilan yang besar sesuai dengan hasil kerja mereka.

//** efek salju-start**// //** efek salju-end**// //** Like Button FB **//
//** Like Button FB **//