Tampilkan postingan dengan label cerdas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerdas. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 April 2014

Mindset, Carol Dweck (2)

Sejak ‘ditemukan’ oleh psikolog Carol Dweck, gagasan mindset menjadi isu sentral yang kerap dibicarakan bila orang membahas prestasi dan keberhasilan. Carol memilah mindset ke dalam dua kategori: fixed mindset dan growth mindset. Mindset pertama cenderung memandang kapasitas, kecerdasan, bahkan perilaku orang bersifat tetap (fixed). Sedangkangrowth mindset beranggapan bahwa orang bisa berubah, bertambah cerdas, dan bertambah baik perilakunya.

Gagasan mindset Dweck bermanfaat bukan hanya bagi individu, tetapi juga untuk kebutuhan dunia bisnis, pendidikan, hingga olahraga. Buku langka dari jenisnya ini membantu kita untuk berubah secara positif dalam hidup dan karier. Orang-orang yang memiliki pola pikir positif (growth mindset) akan berusaha mengembangkan dirinya, memperbaiki perilaku dan kebiasaannya, meningkatkan ketrampilan dan kecerdasannya (baik intelektual maupun non-intelektual).

Dweck menunjukkan bahwa kita mampu mengubah mindset pada tahap kehidupan yang manapun, asalkan ada motivasi untuk berubah. Tidak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik dalam banyak aspek kehidupan kita.


Jumat, 31 Januari 2014

Modal Rp 200 Ribu Bisa Investasi Saham, 1 Lot Saham Hanya 100 Lembar!

Ingin memulai perencanaan investasi? Sejak 6 Januari 2014 lalu, Bursa Efek Indonesia merilis kebijakan berupa perubahan ukuran lot saham. Jumlah lot saham yang tadinya 500 saham per lot menjadi 100 saham per lot saja.

Tujuan perubahan ini adalah untuk meningkatkan likuiditas pasar modal Indonesia. Dengan penurunan ini, maka dana yang diperlukan untuk memmulai investasi saham lebih sedikit, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor domestik.

Saat ini, kebanyakan sekuritas tidak lagi mematok jumlah yang besar untuk membuka akun. Transaksi saham memang bisa dimulai hanya dengan setoran awal Rp 200.000 hingga Rp 5.000.000 saja untuk pembukaan akun. Tetapi, untuk mulai membeli saham, apakah jumlah itu cukup memadai?

Selasa, 26 November 2013

Kepandaian yang Sia-sia

Oleh Andrie Wongso - Kamis, 21 November 2013

Cerita ini sudah sering disebarkan, tapi menurut saya masih relevan untuk membuat kita sadar, bahwa kepintaran seharusnya bisa membuat seseorang lebih berarti.

Alkisah, ada seorang profesor pintar yang hendak pergi ke negeri seberang. Untuk itu, ia ikut sebuah kapal dengan layar besar. Sebagai orang yang terpandang karena kepintarannya, profesor ini mendapat tempat yang nyaman di dalam salah satu kamar terbaik di kapal tersebut. Selama ini, ia memang cukup disegani karena memiliki kepintaran di berbagai bidang ilmu. Baginya, tiada hari tanpa belajar dalam hidupnya.

Di tengah perjalanan yang cukup panjang, selepas makan malam, ia berkeliling di geladak kapal. Ia ingin tahu, ilmu apa yang dipakai para pekerja di kapal, sehingga selama ini mampu menjelajah ke banyak negeri.

Dengan niat tersebut, maka dicarinyalah orang yang dianggap senior di kapal tersebut. Ia lantas bertemu dengan seorang kelasi yang cukup berumur sedang istirahat.
//** efek salju-start**// //** efek salju-end**// //** Like Button FB **//
//** Like Button FB **//