Tampilkan postingan dengan label Membuat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Membuat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 November 2013

3 Sistem Bisnis yang Membuat Kita Bebas

Sistem bisnis terbagi tiga macam yang akan membuat bisnis menguntungkan dan berkembang sekalipun ditinggal pemilik bisnis. Pendapatan dan prestasi pun meningkat melalui tiga sistem bisnis.

Ada 3 (tiga) jenis sistem bisnis :
  • Perusahaan tradisional
  • Bisnis waralaba
  • Pemasaran jaringan
Untuk membedakan apakah kita pemilik bisnis sesungguhnya atau Self Employee adalah, bila bisnis milik kita tersebut kita tinggal selama satu tahun, bisnis tersebut masih menguntungkan dan berkembang, berarti kita adalah pemilik bisnis sesungguhnya dan bisnis tersebut jalan dengan atau tanpa kita.

Menurut Robert Kiyosaki ada 3 jenis sistem yang membuat kita bisa mendapatkan passive income tanpa kita harus bekerja untuk selama-lamanya :

Pertama,
sistem tradisional adalah dimana Anda mengembangkan sistem Anda sendiri. Untuk mengembangkan sistem bisnis sendiri kita harus mempunyai pembimbing. Pembimbing adalah seseorang yang sudah melakukan apa yang Anda ingin lakukan dan berhasil dalam melakukannya. Jangan mencari penasehat, Penasehat adalah orang yang memberi tahu cara melakukan tapi dia sendiri belum melakukannya.

Kedua,
Bisnis waralaba. Cara lain mempelajari sistem adalah dengan membeli sebuah usaha waralaba. Dengan membelinya Anda sudah membeli sebuah sistem yang sudah berjalan, sudah dicoba serta sudah terbukti. Jika membeli sebuah sistem waralaba jadilah seorang ”Employee”. Lakukan persis seperti yang mereka katakan. Jangan menjadi ”Self-employee” atau orang yang ingin melakukan dengan cara mereka sendiri.

Ketiga,
Pemasaran jaringan. Juga disebut sebagai Multilevel atau Sistem Distribusi Langsung. Dimana Anda membeli dan menjadi bagian sebuah sistem yang sudah ada.

Untuk mengikuti bisnis jaringan atau waralaba yang bagus menurut Robert Kiyosaki :
  • Merupakan organisasi yang telah terbukti baik dan mempunyai catatan prestasi yang bagus serta sistem distribusi dan program kompensasi yang sudah sukses selama bertahun-tahun.
  • Mempunyai peluang bisnis yang bisa berhasil Anda jalankan, yang bisa Anda percayai, dan bisa Anda bagi dengan penuh keyakinan dengan orang lain.
  • Mempunyai program pendidikan jangka panjang yang terus berlangsung yang bertujuan mengembangkan Anda sebagai manusia. Rasa percaya diri mutlak diperlukan disisi kanan Quadrant.
  • Mempunyai program bimbingan yang kuat. Anda ingin belajar dari para pemimpin, bukan penasihat. Orang-orang yang sudah menjadi
Demikian dari Saya,
Semoga bermanfaat


Tung Desem Waringin *

Rabu, 09 Oktober 2013

Jenis Hutang yang Bisa Membuat Anda tambah Kaya

Membayar hutang dengan mudah ada caranya, bahkan membuat Anda semakin kaya. Hutang mobil, rumah atau apapun perhatikanlah jenis-jenis hutang berikut.

Setiap kali berhutang uang kepada seseorang, kau menjadi pegawai uang mereka.

(Robert T. Kiyosaki)


Ada orang mengartikan bahwa hutang adalah selalu buruk. Ada orang mengartikan bahwa hutang adalah bisa membuat kita menikmati kenikmatan yang tadinya tidak terjangkau. Robert Kiyosaki dengan tajam menjelaskan tentang hutang yang baik dan hutang yang buruk.

Hutang yang baik adalah hutang yang dibayarkan orang lain untuk kamu. Hutang yang buruk adalah hutang yang kamu bayar dengan keringat serta darah kamu sendiri.

Kalau seseorang mengambil pinjaman berjangka waktu 20 tahun maka dia akan menjadi pegawai selama 20 tahun. Dan tidak seperti bekerja di kantor, mereka tidak memberinya jam emas ketika hutangnya lunas atau dia pensiun.

Apakah hutang untuk bisnis (modal kerja, investasi,dll) = baik, sedangkan hutang konsumtif (beli mobil, rumah, tour keluar negeri) = jelek? Dua-dua jawabannya adalah belum tentu.

Dari definisi Robert Kiyosaki diatas, hutang bisnis bisa jadi jelek bila kita sendiri yang harus berkeringat dan mandi darah untuk membayarnya.

Hutang bisnis menjadi baik ketika kita mempunyai sistem dan team/orang yang membayar. Demikian juga ayah kaya dari Robert Kiyosaki sangat menyukai properti sewaan. Ia mendorong Robert Kiyosaki untuk mempunyai properti sewaan karena bank memberi pinjaman dan yang membayar adalah penyewa properti.

Banyak orang menganggap bahwa jurus Robert Kiyosaki yang ini tidak dapat dipraktekkan di Indonesia, tapi saya pribadi melihat banyak pengusaha yang menggunakan jurus ini. Mulai dari pengusaha kecil seperti pengusaha mesin fotocopy yang membuka cabang fotocopy, salon, yang mempunyai sistem dan team yang bekerja untuk mereka. Sedemikian sehingga sistem dan team yang membayar hutang bisnis dan properti yang ditempatinya. Demikian juga pengusaha besar seperti Bank, Hotel, Mall, melakukan dengan cara yang sama.

Hutang konsumtif bisa baik ketika kita sudah mempunyai pasif income atau peternakan uang yang membayarnya. Jadi boleh saja kita mempunyai hutang rumah, mobil, selama penghasilan kita dari Bisnis dan Investasi (sisi kanan cashflow kuadrant) lebih dari cukup untuk membayarnya.

Pasti bermanfaat untuk Anda yang dahsyat,

Tung Desem Waringin *
//** efek salju-start**// //** efek salju-end**// //** Like Button FB **//
//** Like Button FB **//