Lembaga riset Wealth-X merilis hasil penelitian mengenai perilaku dan karakteristik orang-orang terkaya di dunia. Selain memiliki harta segudang, ada beberapa fakta menarik lain tentang para miliarder kelas dunia ini.
Berdasarkan hasil riset Billionaire Census 2014 yang dirilis Wealth-X, di seluruh dunia ada 12 juta orang yang punya aset senilai jutaan dolar Amerika Serikat. Namun hanya ada 2.325 orang yang berstatus miliarder atau memiliki harta sedikitnya US$ 1 miliar. Wealth X memberi contoh, tokoh yang masuk golongan ini adalah investor gaek kelas kakap, Warren Buffet, dan pembawa acara ternama, Oprah Winfrey. Selanjutnya *
Tampilkan postingan dengan label penelitian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penelitian. Tampilkan semua postingan
Selasa, 07 Oktober 2014
Lima Fakta tentang Orang Terkaya Dunia
Label:
Billionaire Census 2014,
dunia,
Fakta,
Harta,
karakteristik,
lima,
Miliarder,
Oprah Winfrey,
orang,
penelitian,
perilaku,
terkaya,
Warren Buffet,
Wealth-X
Senin, 11 Maret 2013
Remaja Biang Onar Bisa Jadi Wirausahawan?
Apakah wirausahawan hanyalah istilah penghalusan untuk mantan biang kerok? Sebuah penelitian terbaru yang mendalami ciri-ciri kepribadian dari para wirausahawan sukses mengungkapkan, orang-orang seperti Bill Gates dan Mark Zuckerberg memiliki masa lalu yang bermacam-macam serta pendapatan sangat besar.
Penelitian Berkeley di University of California, yang fokus mengungkap mitos bahwa wirausahawan jarang serius, menemukan bahwa para wirausahawan sebenarnya mendapat penghasilan sekitar 50 persen lebih banyak dibandingkan penghasilan orang-orang yang berkerja pada bidang industri dan tingkat pendidikan yang sama.
Para penelitinya, Ross Levine dari Berkeley's Haas Economic Analysis and Policy Group dan Yona Rubenstein dari London School of Economics, juga mengatakan para wirausahawan tidak hanya diidentifikasi dari pendapatan potensial mereka, tapi juga ciri kepribadian yang muncul selama masa muda.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa banyak orang yang meraih sukses dalam usaha tersebut memiliki IQ yang tinggi, berasal dari keluarga yang stabil yang memiliki pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan pendapatan rata-rata orang lain, serta memiliki kepercayaan diri yang luar biasa dan rasa kebanggaan diri. Namun, yang lebih mengejutkan adalah, para wirausahawan juga memiliki ciri-ciri kepribadian yang sama.
“Data kami menunjukkan bahwa banyak wirausahawan sukses memperlihatkan tingkah laku yang agresif dan menjadi orang yang bermasalah saat masih remaja,” kata Levine. “Mereka adalah orang-orang yang tidak takut melanggar peraturan, melakukan aksi kekerasan atau bahkan terlibat dalam penggunaan obat-obatan.”
Penelitian itu menemukan bahwa pemuda yang memiliki ciri-ciri sebagai biang onar tersebut akan menjadi pekerja yang mendapat penghasilan tinggi. Dan saat membuka bisnis mereka sendiri, mereka mendapat pemasukan 70 persen lebih tinggi dibanding yang mereka dapatkan saat masih menjadi pegawai.
“Apa yang kami temukan adalah konstelasi tertentu dari ciri-ciri keperibadian yang menjadi pertanda kuat mengenai siapa yang akan menjadi wirausahawan dalam kehidupan mereka berikutnya dan entah orang itu akan menjadi orang dengan pendapatan tertingi ketika dia mendirikan usaha sendiri,” kata Levine.
Penelitian Berkeley di University of California, yang fokus mengungkap mitos bahwa wirausahawan jarang serius, menemukan bahwa para wirausahawan sebenarnya mendapat penghasilan sekitar 50 persen lebih banyak dibandingkan penghasilan orang-orang yang berkerja pada bidang industri dan tingkat pendidikan yang sama.
Para penelitinya, Ross Levine dari Berkeley's Haas Economic Analysis and Policy Group dan Yona Rubenstein dari London School of Economics, juga mengatakan para wirausahawan tidak hanya diidentifikasi dari pendapatan potensial mereka, tapi juga ciri kepribadian yang muncul selama masa muda.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa banyak orang yang meraih sukses dalam usaha tersebut memiliki IQ yang tinggi, berasal dari keluarga yang stabil yang memiliki pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan pendapatan rata-rata orang lain, serta memiliki kepercayaan diri yang luar biasa dan rasa kebanggaan diri. Namun, yang lebih mengejutkan adalah, para wirausahawan juga memiliki ciri-ciri kepribadian yang sama.
“Data kami menunjukkan bahwa banyak wirausahawan sukses memperlihatkan tingkah laku yang agresif dan menjadi orang yang bermasalah saat masih remaja,” kata Levine. “Mereka adalah orang-orang yang tidak takut melanggar peraturan, melakukan aksi kekerasan atau bahkan terlibat dalam penggunaan obat-obatan.”
Penelitian itu menemukan bahwa pemuda yang memiliki ciri-ciri sebagai biang onar tersebut akan menjadi pekerja yang mendapat penghasilan tinggi. Dan saat membuka bisnis mereka sendiri, mereka mendapat pemasukan 70 persen lebih tinggi dibanding yang mereka dapatkan saat masih menjadi pegawai.
“Apa yang kami temukan adalah konstelasi tertentu dari ciri-ciri keperibadian yang menjadi pertanda kuat mengenai siapa yang akan menjadi wirausahawan dalam kehidupan mereka berikutnya dan entah orang itu akan menjadi orang dengan pendapatan tertingi ketika dia mendirikan usaha sendiri,” kata Levine.
Sumber: *
Label:
agresif,
bermasalah,
biang kerok,
Bill Gates,
IQ,
kepercayaan diri,
Mark Zuckerberg,
onar,
penelitian,
remaja,
Ross Levine,
sukses,
University of California,
wirausahawan,
Yona Rubenstein
Langganan:
Postingan (Atom)