Tampilkan postingan dengan label gagal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gagal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Juli 2015

3 Tanda Anda Punya Bakat Jadi Miliarder

Tidak ada formula yang pasti untuk bisa menjadi seorang miliarder. Mengutip Tolstoy, seorang sastrawan dari Rusia, setiap miliarder memiliki cara sendiri untuk bisa memperoleh kekayaannya.

Namun berdasarkan survei statistik maupun kualitatif, ternyata ada beberapa pola umum yang selalu dilakukan oleh miliarder. Ada perilaku atau mungkin bisa disebut dengan kepribadian yang selalu dijalankan oleh para miliarder dalam setiap langkah mereka meraih pundi-pundi uang.

Jumat, 29 November 2013

Kekecewaan yang Menjadi Kekuatan, Ada Peluang di Balik Bencana

Menuju kesuksesan atau hidup yang lebih baik, kegagalan pasti hadir. Kecewa karena gagal bisa Anda jadikan kekuatan melalui cara-cara menggunakan kekecewaan yang benar.

Bagi seorang pemenang, kekecewaan, kekalahan atau kegagalan memberi inspirasi kepada mereka untuk terus belajar dan take action sehingga mereka lebih baik dan lebih kuat. Bagi pecundang, kekecewaan, kekalahan atau kegagalan menghentikan mereka.

Mengutip John D. Rockefeller, “Saya selalu berusaha mengubah setiap bencana menjadi peluang.” Menurut ayah kaya Robert Kiyosaki, “ Hanya orang bodoh yang berharap semua berjalan sesuai dengan keinginannya.”

Minggu, 13 Oktober 2013

Yang Dilakukan oleh Orang Gagal

Jika pekerjaan yang sedang Anda jalani sulit mewujudkan keinginan dan impian Anda, lakukanlah apa yang dijalani orang ketika gagal. Cara untuk sukses bisa Anda pelajari dari sebuah proses kegagalan.

Apa yang dilakukan oleh orang gagal ?

Dijelaskan oleh Robert Kiyosaki, orang yang takut kalah melakukan
hal serupa dalam hidup. Kita semua mengenal :

1. Mereka yang mempertahankan perkawinan yang tidak lagi berlandaskan cinta

2. Mereka yang menjalani pekerjaan tidak berprospek.
3. Mereka yang terus menyimpan pakaian tua serta “barang-barang” yang takkan pernah mereka pakai.

4. Mereka yang tetap tinggal di kota-kota dimana mereka tidak mempunyai masa depan.

5. Mereka yang tetap berteman dengan orang-orang yang menghalangi kemajuan mereka.


Dalam bahasa saya sendiri, seperti sebuah cerita orang Afrika menangkap monyet. Di Afrika ada satu suku yang makan monyet, mereka berburu monyet untuk dimakan. Cara berburu mereka bermacam-macam, ada yang menggunakan cara dipanah, ada yang disumpit, tapi yang paling menarik adalah ada yang menangkap dengan menggunakan kendi. Mereka mengikat kendi dari tembaga ke pohon atau batu yang besar. Kemudian diisi dengan kacang, Dan sebagian kacang ditaruh diluar. Begitu sang monyet melihat kacang tersebut, setelah dipastikan kanan kiri aman maka monyet tadi turun dan mulai memakan kacang tersebut. Dan ketika kacang diluar habis, monyet tersebut mulai melirik kacang yang ada di dalam kendi. Dan begitu tangan monyet tersebut masuk untuk mengambil kacang, begitu tangan monyet tadi menggenggam maka tangan monyet tersebut tidak bisa ditarik dari kendi yang tertali di pohon yang besar.

Dan monyet tersebut tidak mau melepaskan “Let It Go” kacangnya. Akibatnya monyet tersebut tertahan terus tidak bisa pergi, bahkan sampai pemburu monyet datang tetap saja sang monyet tidak mau “Let it go”. Kapan monyet tersebut mau “Let it go” kacangnya? Yaitu ketika monyet tersebut mati disembelih. “Kenapa demikian?” Karena dia namanya “monyet!”.

Maka ada peribahasa bahasa Inggris, “You pay peanut, you get monkey”.

Banyak dari kita yang sudah tahu bahwa yang kita kerjakan sekarang tidak akan mambantu kita mencapai apa yang kita inginkan. Tetapi kita takut kehilangan “kacang” kita sampai kita disembelih (dipecat) baru kita berani “Let It Go”.

Orang yang berpikir “cari aman” adalah pikiran logis. Sebenarnya salah, karena itu adalah pikiran emosionil. Dan pikiran emosionil lah yang membuat orang “macet”di sebuah kuadran.

Jika orang tidak bisa mengendalikan pikiran emosi mereka, dan kenyataannya banyak yang tidak bisa, maka mereka sebaiknya tidak mencoba menyeberang. Robert Kiyosaki menganjurkan agar semua yang ingin menyeberang lebih dulu memastikan mereka mempunyai orang-orang yang akan selalu mendukung mereka, dan memiliki seorang pembimbing di sisi lain kuadran yang akan membimbing mereka.

Pasti Bermanfaat,

Tung Desem Waringin *

Senin, 13 Mei 2013

Kekuatan Yang Luar Biasa Dari Sinergisme Yang Kreatif

Sejarah dunia ini banyak dipenuhi oleh kisah-kisah kebetulan, di mana sinergi dari dua konsep yang berbeda bisa menghasilkan suatu produk yang hebat, keuntungan yang besar, dan juga peluang-peluang yang melimpah!

Salah satu kegemaran penulis mengenai sinergisme adalah tentang perusahaan 3M Corporation, salah satu perusahaan dari 500 perusahaan besar lainnya yang namanya terdaftar dalam majalah Fortune.

Saat itu, salah seorang pegawai 3M Coorporation sedang mencari upaya agar penanda-bukunya tidak jatuh dari buku nyanyiannya, selama dia mengikuti latihan koor.

Ia menjelaskan masalahnya ketika mengikuti rapat di kantornya. Kemudian, seorang insinyur kimia, peserta rapat, teringat akan sebuah eksperimen gagal yang dibuatnya dalam rangka membuat lem jenis baru. Ia lalu mengusulkan agar lem yang gagal itu diasang saja di belakang kertas catatan. Akhirnya, perkawinan yang tampaknya mustahil antara kertas catatan dan lem percobaan yang gagal itu berhasil menciptakan apa yang sekarang kita kenal sebagai Post-It Note. Tak dinyana, pada akhirnya produk ini menghasilkan uang miliaran dolar setiap tahunnya bagi 3M Coorporation!

Selanjutnya: Rahasia Bagi Sinergisme Yang Sukses

Sumber
//** efek salju-start**// //** efek salju-end**// //** Like Button FB **//
//** Like Button FB **//